Senin, 10 Oktober 2011

Contoh Perencanaan Dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Perencanaan Dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan.

Strategi peningkatan pelayanan kesehatan pada dasarnya disusun sebagai tanggapan atas bertambahnya jumlah rumah sakit. Peningkatan jumlah rumah sakit tentunya diiringi dengan persaingan-persaingan antar rumah sakit dalam bidang pelayanan kesehatan dengan mengunggulkan potensi-potensi yang dimiliki

 Sumber data berupa data primer yaitu wawancara dan observasi dan data sekunder yaitu dokumen, catatan-catatan, dan arsip-arsip. Untuk mengukur validitas data digunakan teknik triangulasi. Sebagai dasar untuk merumuskan strategi ini adalah harus melakukan analisis faktor internal maupun eksternal.
Kesehatan merupakan salah satu aspek dalam kehidupan manusia yang amat penting untuk segera diwujudkan sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dalam masyarakat. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dari ekonomis

Manusia takkan mungkin bisa berkarya atau bekerja secara optimal jika dalam kondisi yang sedang sakit.Dengan demikian diperlukan upaya yang lebih memadai bagi peningkatan derajat kesehatan dan pembinaan penyelengaraan upaya kesehatan secara menyeluruh dan terpadu melalui pembangunan kesehatan. tentang kesehatan dijelaskan bahwa: “Pembangunan kesehatan diselenggarakan berasaskan kemanusiaan yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, manfaat, usaha bersama, dan kekeluargaan, adil dan merata, peri kehidupan dalam keseimbangan, serta kepercayaan akan kemampuan dan kekuatan sendiri yang bertujuan untuk.
meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal”.

Terkait dengan upaya pembangunan kesehatan tersebut, maka dibutuhkan sarana kesehatan sebagai tempat yang dapat digunakan untuk enyelenggarakan upaya kesehatan yaitu rumah sakit. Rumah Sakit merupakan bagian yang integral dari keseluruhan sistem pelayanan kesehatan yang dikembangkan melalui rencana pembangunan kesehatan. Rumah Sakit sebagai salah satu subsistem pelayanan kesehatan menyelenggarakan dua jenis pelayanan untuk masyarakat yaitu pelayanan kesehatan dan pelayanan administrasi.

Dalam perkembangannya, pelayanan rumah sakit tidak terlepas dari pembangunan ekonomi masyarakat. Perkembangan ini tercermin pada perubahan fungsi klasik rumah sakit yang pada awalnya hanya memberi pelayanan yang bersifat penyembuhan (kuratif) terhadap pasien melalui rawat inap.Karena kemajuan ilmu pengetahuan khususnya teknologi kedokteran, peningkatan pendapatan dan pendidikan masyarakat, pelayanan kesehatan di rumah sakit saat ini tidak saja bersifat kuratif (penyembuhan) tetapi juga bersifat pemulihan (rehabilitatif), keduanya dilaksanakan secara terpadu melalui upaya promosi kesehatan (promotif) dan pencegahan (preventif).

Rumah sakit merupakan salah satu organisasi di bidang jasa yang bergerak dalam usaha peningkatan kesehatan masyarakat. Bentuk perhatian pemerintah dalam bidang kesehatan ditunjukkan dengan didirikannya rumah sakit pada tiap-tiap daerah. Ini dimaksudkan agar terpenuhinya fasilitas kesehatan kepada konsumen. Konsumen yang dimaksud di sini ialah pasien dan dapat diartikan semua orang yang menggunakan jasa pelayanan rumah sakit yang tidak lain jasa pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, rumah sakit harus bisa mengerti apa yang diinginkan oleh konsumen (pasien) agar nantinya konsumen merasa puas dengan pelayanan yang ada. Perubahan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi kepada kepuasan pelanggan merupakan komitmen seluruh rumah sakit.

Peningkatan pelayanan kesehatan dapat diwujudkan dengan tindakan-tindakan yang diambil rumah sakit dalam hal melayani kebutuhan konsumen (pasien) dalam hal pelayanan kesehatan. Di era globalisasi seperti sekarang ini, diperlukan kondisi tetap unggul karena pada dasarnya era globalisasi sulit untuk diantisipasi, kondisi beberapa tahun yang lalu merupakan tanda bahaya “Warming”, yaitu krisis yang dihadapi rumah sakit dalam pelayanan dan persaingan dan sekarang tantangan baru telah nyata di hadapan mata. Perubahan lingkungan yang terjadi sangat cepat dan sulit untuk diduga, kepekaan yang lebih besar terhadap peluang dan hambatan yang akan ditemui sangatlah penting.

Pada era globalisasi saat ini menyebabkan arus informasi berjalan begitu cepat sehingga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingya kesehatan, hal ini ditandai dengan semakin kritis dan tingginya tuntutan masyarakat akan pelayanan yang semakin baik dan memuaskan, khususnya pelayanan dalam bidang kesehatan. Dalam upaya merespon tuntutan tersebut maka rumah sakit berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, dan terjangkau serta profesional sehingga memuaskan semua pihak yaitu masyarakat dan rumah sakit sendiri. Agar dapat memberikan pelayanan yang baik, terjangkau dan profesional, maka rumah sakit harus pula dikelola secara profesional. Untuk dapat mewujudkan derajat peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan juga eksistensi rumah sakit, maka dibutuhkan manajemen pengelolaan yang fleksibel dan responsif yang ditopang perencanaan yang agresif yaitu perencanaan yang proaktif dan berkesinambungan dan tidak sekedar reaktif.

Perencanaan tersebut ditunjukkan dengan membuat perencanaan strategis di rumah sakit. Rumah sakit harus mempunyai perencanaan yang baik bila ingin berhasil. Perencanaan menspesifikasi apa yang harus dicapai atau dilakukan di masa datang dan bagaimana hal tersebut dapat dilaksanakan. Perencanaan strategis sangat dibutuhkan karena tujuan utama perencanaan strategis adalah agar perusahaan dapat melihat secara obyektif kondisi-kondisi internal dan eksternal, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi perubahan lingkungan eksternal.

Maka dari itu untuk merespon semua itu maka rumah sakit tersebut dituntut untuk dapat melakukan perencanaan strategis yang tepat sehingga dapat memenangkan persaingan. Dengan demikian perencanaan strategis dapat membantu mengetahui apa yang akan direncanakan di masa depan untuk mempertahankan eksistensi dan tentunya perencanaan strategis yang baik dan jelas akan lebih dapat memberikan arah dan pedoman bagi rumah sakit. Oleh karena itu, sangat perlu bagi perusahaan jasa layanan kesehatan seperti rumah sakit untuk memahami perubahan lingkungan rumah sakit yang terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang terjadi akan dapat tumbuh dan berkembang. Sebaliknya rumah sakit yang tidak beradaptasi dengan perubahan lingkungan akan mengalami kemunduran.

Saya mau nilai sesuai dengan kemampuannya saya dan seikhlasnya..
terima kasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar